bahasa : prosa

apa itu prosa?

prosa adalah suatu karya sastra tanpa adanya rima, dan aturan lainnya seperti yang ada pada puisi. karena itu prosa sering disebut dengan karangan bebas

walaupun prosa bersifat bebas dan tidak terikat seperti puisi, prosa tetap mempunyai unsur-unsur layaknya puisi , dan lainnya.

unsur – unsur prosa terbagi menjadi dua, yaitu :

1. unsur instrinsik

sesuai dengan namanya ( in ), unsur instrinsik adalah unsur yang dibangun dari dalam. unsur-unsur ini mencakup ; tema, tokoh&watak/karakter, latar (budaya,tempat,waktu), alur, serta amanat/pesan cerita.

sedangkan, yang kedua :

unsur ekstrinsik

unsur ini adalah unsur yang berlawanan dengan instrinsik ; unsur yang dibangun dari luar. ini mencakup ; kepengarangan atau tentang penulis/pengarang (nama, pendidikan, karier/karya-karyanya).

prosa sendiri dibedakan menjadi dua, yaitu :

1. prosa lama 

a. ciri – ciri :

– bersifat istana sentris : cerita yang diangkat/berpusat terhadap kehidupan istana/kerajaan zaman dahulu.

– anonim : nama pengarang tidak diketahui

– penyebarannya secara lisan&turun-temurun : belum ada hak cipta dan lainnya sehingga (berikutnya)

– boleh diakui sebagai salah satu milik budaya kita (“legenda itu dari/milik daerah kami”) : kepemilikan secara bersama / komunal.

– terbitan dan cetakannya tidak berangka tahun.

– memiliki pengaruh dari budaya hindu/hindia dan arab.

– bersifat statis : perubahannya lamban.

b. jenis-jenis :

– dongeng : bersifat fiktif, imajinasi, khayalan, rekaan yang tidak benar-benar terjadi. macam-macam dongeng sebagai berikut :

~ mite/mitos : berisi tentang kepercayaan kepada roh-roh/hal gaib.

~ sage : cerita fiktif yang berkaitan dengan hal-hal yang berkaitan dengan sejarah&biasanya mengangkat salah satu tokoh yang terkenal (cth : ken arok)

~ fabel : cerita fiktif yang bertokohkan binatang, spt : si kancil.

~ legenda : cerita fiktif yang dikaitkan dengan terjadinya asal-usul suatu tempat.

– hikayat : berasal dair kebudayaan hindia&arab. hikayat menceritakan kehidupan para dewa, raja, seseorang yang memiliki kesaktian&kadang-kadang tidak masuk akal. cth : hikayat hang tuah. hikayat juga dapat dicirikan dengan kata-katanya yang digunakan (biasanya menggunakan : di negeri antah berantah/antarbrata, alkisah,dll).

– cerita berbingkai : ada cerita di dalam cerita. cth : cerita 1001 malam.

2. prosa baru

a. ciri – ciri :

– bersifat masyarakat sentris : cerita yang diangkat dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

– diketahui nama pengarangnya

– penyebarannya secara lisan&tertulis serta sudah ada tersistem/sistematis (adanya conferensi pers setelah penerbitan, hak cipta, restock,dll)

– kepemilikan dimiliki oleh pengarang/individual : sudah ada hak cipta/copyrights dan dilindungi undang-undang.

– terbitan&cetakannya berangka tahun : ada tahun terbit pada buku.

– memiiki pengaruh dari budaya barat

– bersifat dinamis : perubahannya cepat sesuai dengan keadaan masyarakat sekitar/trend yang sedang berlaku atau mainstream.

b. jenis-jenis :

– non fiksi : karangan yang berisikan data-data yang sudah ada&bisa dibuktikan/kuat kebenarannya (tidak boleh sembarang) , contoh :

~ esai : harus jelas, ada latar belang,dll. bentuknya seperti makalah tetapi tanpa point-point.

~ biografi : kisah yang berisi tentang riwayat/profil seseorang yang ditulis oleh orang lain.

~ autobiografi : kisah yang berisi tentang riwayat/profil seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri.

~ kritik : karangan yang berisi tentang kritikan terhadap suatu hal/keadaan tertentu.

~ resensi : karangan yang mengulas tentang suatu buku/film ( identitas buku, jumlah halaman buku,dll).

– fiksi , contohnya :

~ roman : karangan yang menceritakan tokoh/kejadian dari lahir sampai mati.

~ novel : karangan yang biasanya singkat (tetapi sekarang sudah banyak yang panjang dan berseri), langsung pada apa yang ingin dikembangkan dalam cerita tersebut (tidak menceritakan hidup-mati tokoh), cerita sesuai keadan tertentu/trendnya.

* note : dulu roman dan novel dibedakan, namun sekarang telah disamakan. persamaan antara keduanya adalah adanya konflik yang bercabang-cabang/kesinambungan menciptakan masalah lagi, oleh karena itu pembaca dibuat untuk berkonsentrasi.

~ cerpen : karangan pendek yang berisi satu konfik saja dan biasanya diselesaikan dalam satu penyelesaian.

-noobuyuki❤

Posted on February 27, 2013, in lessons and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: