history : masa pra-sejarah

kehidupan manusia dibagi menjad dua masa, yaitu : masa pra-sejarah dan masa sejarah. keduanya dibatasi oleh peradaban (perkembangan pada pengetahuan akan tulisan) , ciri kehidupan, dan pastinya time/waktu.

masa pra-sejarah adalah masa dimana manusia belum mengenal tulisan. masa ini disebut juga dengan nirleka (nir = tidak leka = tulisan) dan juga pra-aksara.

bagaimana cara membuktikan adanya masa pra-sejarah? jawabannya adalah dengan benda atau peninggalan sejarahnya. lho, mengapa tidak dengan bukti lisan atau tulisan?

itu karena, jika secara lisan itu tidak memungkinkan ; orang pada zaman tersebut sudah meninggal (jarak antara masa kini dengan masa pra-sejarah sangat jauh, tidak mungkin masih ada yang hidup. memang bisa dengan cerita tersebut diturunkan secara turun-menurun tapi itu akan membuat kita fifty-fifty percaya kebenarannya karena bukan dari si manusia purbanya) . lalu, jika secara tulisan : orang pada zaman tersebut belum mengenal tulisan, mereka menggunakan asap api unggun, gambar, dan lainnya untuk berkomunikasi. jadi, sangat tidak mungkin untuk bukti tulisan tersebut.

pra-sejarah masih ada hubungannya dengan fosil, pastinya. nah, yuki ingin ngasih tahu nih.. apa sih fosil itu?

fosil adalah tulang hewan, tumbuhan, manusia yang telah membatu.

mengapa bisa membatu? karena adanya tenaga endogen-eksogen, serta kimiawi/asam. karena adanya tenaga tersebut fosil juga kadang ditemukan sudah terpecah-belah atau bagian 1 dengan lainnya ditemukan di tempat berbeda.

kalau fosil hewan dan manusia kan sudah biasa, lalu bagaimana dengan tumbuhan? fosilnya adalah dengan tumbuhan tersebut menempel pada tanah/batu sehingga seperti tercetak dan membatu bersama batu/tanah tersebut.

kan, pada tenaga eksogen itu ada pelapukan juga. nah, kok fosilnya gak lapuk? itu karena kandungan mineral pada fosil berbeda dari batu – batu pada umumnya.

oh iya, ilmu yang mempelajari tentang fosil-fosil seperti ini disebut dengan : palaentologi.

sebuah peninggalan/tulang dikatakan fosil apabila :

1. berumur lebih dari 11.000 

cara membuktikan umurnya adalah dengan :

– lapisan tanah/ stratigrafi : semakin bawah keberadaan lapisan tersebut maka semakin tua fosil pada lapisan tersebut (lapisan tua berada di bawah), dan fosil yang masih muda/tidak terlalu lama berada di lapisan atas.

– bentuk/ tipografi : semakin sederhana/kasar fosil tersebut maka semakin tua umur fosil tersebut.

– kimiawi : dibuktikan dengan zat-zat kimia yang terkandung di dalam fosil tersebut.

2. bersifat cenderung lebih keras dan padat/solid.

3. merupakan sisa-sisa organisme yang membatu/terawetkan secara alamiah tanpa rekayasa/dibuat-buat.

pada kehidupan pra-sejarah terdapat 3 jenis manusia yang berbeda-beda yang ditemukan di Indonesia, yaitu : meganthropus palaeojavanicus, pithecanthropus, dan homo.

yang manusia-manusia tersebut dipikirkan hanyalah cara mereka bertahan hidup, mereka belum memikirkan tentang hal-hal lainnya kecuali pada homo yang otaknya sudah lebih maju daripada manusia-manusia sebelumnya.

segitu dulu ya, maaf noobuyuki baru bisa nulis segitu soalnya sudah malam dan tangan yuki sudah linu berat aka cape kawan ^-^ . nite.

Posted on February 27, 2013, in lessons and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: