biologi : sel dan jaringan tumbuhan

organisasi kehidupan tersusun mulai dari sel, sekumpulan sel berkumpul menjadi jaringan, jaringan-jaringan berkumpul menyusun suatu organ, organ-organ bekerja sama membentuk sistem organ, berbagai sistem organ tersebut membentuk organisme.

A. sel

sel adalah unit struktural dan fungsional/ bagian terkecil dari sebuah organisme/makhluk hidup. sel pertama kali diteliti oleh robert hooke dengan meneliti sayatan gabus dengan mikroskop sederhana, kemudian mathias schleiden dan thomas schwaan mempelajari bagian-bagian tubuh manusia dan meneliti lebih lanjut, mereka memahami bahwa tubuh manusia ini tersusun atas sel-sel, akhirnya mereka menyimpulkan bahwa sel merupakan bagian terkecil dari tubuh organisme.

bentuk sel :

– bulat/oval -> sel darah

– pipih -> sel epiderma

– bintang -> sel saraf

– batang -> sel bakteri

– koma -> bakteri

jenis sel, berdasarkan ada/tidak membran inti :

–  prokariot : sel yang tidak memiliki membran inti, cth : sel protozoa, bakteri/amoeba, dan ganggang/alga.

– eukariot : sel yang memiliki membran inti, cth: sel manusia, tumbuhan, hewan.

sel-sel yang menyusun organisme berukuran sangat kecil baik eukariot maupun prokariot. jenis-jenisnya pun berjumlah 200 jenis dan jumlah sel keseluruhan dalam satu organisme mencapai lebih dari 50 milliard sel.

berdasarkan banyak sel yang menyusun organisme, organisme dibedakan menjadi 2 :

– monoseluler ( organisme bersel tunggal ) : hanya ada satu sel yang menyusun tubuh, sel tersebut melakukan kegiatan hidupnya sendiri mulai dari reproduksi, pencernaan, dll. cth: amoeba, protista.

– uniseluler/multiseluler ( organisme bersel banyak ) : memiliki banyak sel, sel-sel tersebut bekerja sama/ membagi tugas-tugas kegiatan hidup mereka, seperti ada yang bertugas mencerna makanan, reproduksi, dll. oleh karena, organisme ini memiliki banyak macam organ.cth : manusia.

struktur sel :

yang paling utama adalah membran (inti dan sel) lalu protoplasma (isi sel) :

1. membran sel/ membran plasma

tersusun dari : karbohidrat, protein, lipid/lemak, dan fosfor. berfungsi : sebagai pelindung dan pengatur lalu lintas keluar-masuknya zat ke dalam sel. bersifat semipermeabel, yang berarti hanya zat-zat tertentu saja yang dapat melewati membran sel, contoh yang bisa melewatinya : zat yang mengandung lemak, air, oksigen, dan ion tertentu. sedangkan, gula dan protein tidak dapat.

2. protoplasma/ isi sel

berfungsi : sebagai bahan subtansi dasar kehidupan sel. di dalam protoplasma terdapat sitoplasma/sitosol (cairan sel) ,

3. sitoplasma/ sitosol 

merupakan cairan sel. di dalam sitoplasma, terdapat organel-organel lainnya sehingga sitoplasma berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi metabolisme organel-organel tersebut.

di dalam cairan sel tersebut terdapat organel-organel sel yang lainnya. organel adalah bagian-bagian sel yang memiliki fungsi khusus.organel-organel sel tersebut adalah :

4. nukleus/inti sel 

tersusun dari membran, cairan inti/nukleoplasma, anak inti (nukleolus), dan kromosom. kromosom itulah yang berfungsi sebagai pembawa sifat menurun seperti DNA. kromosom tersusun dari benang-benang kromatin.  fungsi dari nukleus adalah sebagai pusat metabolisme dan reproduksi sel serta pembuat komponen-komponen ribosom. nukleus juga merupakan bagian terpenting dari sel karena nukleuslah yang mengendalikan seluruh kegiatan organel sel lainnya.

5. ribosom

berbentuk butiran-butiran. ribosom ada yang menempel pada retikulum endoplasma dan ada juga yang hidup bebas. ribosom ini berfungsi sebagai tempat proses sintesa protein.

6. retikulum endoplasma (RE)

berbentuk saluran berliku yang membentang dari inti sel ke sitosol , sehingga berfungsi menghubungkan membran sel dan membran inti.retikulum juga berfungsi membuat bahan -bahan yang dibutuhkan organel lainnya serta menyalurkannya. retikulum terdapat 2 jenis tipe, yaitu : RE kasar (ditempeli ribosom), dan RE halus (tidak ditempeli ribosom).

7. badan golgi/ kompleks golgi 

berbentuk kumpulan kantong yang bertumpuk-tumpuk. berfungsi untuk memodifikasikan bahan-bahan yang dihasilkan RE dan menyalurkannya ke organel-organel sel lainnya yang membutuhkan. golgi juga berfungsi sebagai penghasil kelenjar dan pusat seksresi.

8. mitokondria

memiliki membran dan berfungsi sebagai penghasil energi dan pusat respirasi. oleh karena itu, semakin aktif suatu sel maka semakin banyak mitokondrianya.

9. vakuola/ ruangan sel

pada tumbuhan yang sudah tua, vakuola berukuran besar dan berfungsi menyimpan cadangkan makanan sedangkan pada hewan, vakuola berukuran kecil. pada protozoa, vakuola dibedakan menjadi 2 yaitu  : vakuola makanan dan vakuola kontraktil. vakuola makanan berfungsi untuk mencerna makanan sedangkan vakuola kontraktil berfungsi mengeluarkan zat sisa dan mengatur keseimbangan air pada sel. vakuola juga merupakan sel tumbuh yang berfungsi untuk penimbunan hasil sintesa (semakin tua, maka berfungsi untuk penyimpan makanan cadangan).

antara sel hewan dengan sel tumbuhan memiliki perbedaan pada organel-organelnya, ada beberapa organel yang hanya  dimiliki oleh tumbuhan saja atau hewan saja. seperti :

10. sentriol

hanya dimiliki oleh hewan. berfungsi untuk pembelahan sel (sel tumbuhan tidak membelah).

11. lisosom

hanya dimiliki oleh hewan. berbentuk kantung berisi enzim. enzim-enzim yang terdapat didalamnya berfungsi untuk mencerna zat makanan, zat asing, dan zat sisa. jika lisosom pecah, maka enzim tersebut akan menyebar keluar dan mencerna organel-organel lainnya sehingga sel akan mati. oleh karena itu, lisosom berfungsi untuk impunitas (kekebalan tubuh) dan penghasil enzim.

12. plastida

hanya terdapat pada tumbuhan. berfungsi sebagai pusat sintesa karbohidrat karena terdiri atas kloroplas, kromoplas, dan leukoplas.plastida mengandung pigmen-pigmen tertentu. kloroplas merupakan  plastida berwarna hijau dan mengandung klorofil sehingga berfungsi dalam proses fotosintesis. kromoplas merupakan plastida berwarna kuning karena mengandung pigmen xantofil. sedangkan leukoplas berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan.

13. dinding sel

hanya dimiliki oleh tumbuhan (ada pada hewan, namun tidak nyata karena sekaligus merupakan membran sel). terdiri dari bahan selulosa, suberin(bergabus), dan pektin. berfungsi untuk melindungi membran sel dan menjaga bentuk sel agar tetap dan kaku.

B. jaringan

jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama.  jaringan dibedakan menjadi 2 : jaringan tumbuhan dan hewan.

jaringan tumbuhan

1. jaringan meristem

jaringan yang terdiri atas sel-sel hidup yang masih dapat/aktif melakukan pembelahan sel menghasilkan jaringan lainnya. ada 2 tipe meristem : meristem primer yang berfungsi untuk pertambahan tinggi tumbuhan dan meristem sekunder/kambium yang berfungsi untuk pertambahan lebar diameter batang. jaringan-jaringan yang dihasilkan meristem disebut jaringan permanen karena sudah tidak membelah lagi (tetap/tidak aktif). jaringan permanen berstruktur :

2. jaringan pelindung : jaringan epidermis

jaringan yang terletak di luar permukaan tumbuhan dan melapisi seluruh organ tumbuhan. epidermis terdiri dari selapis sel, berdinding tebal, dan rapat (tidak ada ruang antarsel). berfungsi sebagai pelindung jaringan lainnya dan tempat pertukaran zat (seksresi). epidermis dapat dimodifikasi menjadi trikoma dan stomata. trikoma berfungsi : batang untuk alat pelindung, daun untuk mengurangi transpirasi, dan akar sebagai tempat menyerap air&mineral. sedangkan stomata (celah pada epidermis) terdiri dari 2 sel penjaga yang berbeda dari jaringan epidermis sekitarnya serta berfungsi untuk pertukaran gas.

3. jaringan dasar : jaringan parenkima

merupakan tempat bagi jaringan lainnya.terdiri atas banyak sel, berdinding tipis, dan terdapat ruang antarsel. pada daun, membentuk mesofil daun yang tersusun dari palisade dan bunga karang, berfungsi untuk tempat proses fotosintesis terutama palisade karena banyak mengandung klorofil. sedangkan pada batang dan akar, berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan cadangan.

4. jaringan penyokong/penguat : jaringan kolenkima dan sklerenkima

fungsi utamanya memperkuat jaringan dan organ tumbuhan. jenisnya :

skelerenkima merupakan jaringan yang memberikan kekuatan yang sementara pada tumbuhan. bila sudah tua, kolenkima akan digantikan dengan sklerenkima. terdiri atas sel hidup, berbentuk memanjang, dan mengalami penebalan dinding tidak merata. pada batang, kolenkima biasa terdapat pada bagian tepi batang yang masih muda di pohon yang besar atau tumbuhan herba. pada daun, biasa terdapat pada helai, tangkai, dan tulang daun.

sklerenkima merupakan jaringan yang memberikan kekuatan yang permanen terhadap tumbuhan. berbentuk penebalan dinding tebal dan merata yang mengandung lignin dan selulosa yang berlapis-lapis sehingga selnya mati, berbentuk serat ( bentuknya seperti benang panjang) dan sel batu (bentuknya bermacam-macam tetapi bersifat keras spt tempurung kelapa).

5. jaringan pengangkut : jaringan xilem dan floem

xilem (jaringan pembuluh kayu) terdiri dari sel-sel mati yang memanjang untuk mengangkut air dan unsur hara/mineral ke daun. sedangkan floem (jaringan pembuluh tapis) terdiri dari sel-sel hidup berdinding tipis untuk mengedarkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.

 

Posted on April 7, 2013, in lessons and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: